Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Timur Tengah di ambang eskalasi konflik; Dewan Keamanan mengadakan pertemuan darurat; Sekretaris Jenderal PBB mendesak komunitas internasional untuk campur tangan.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế19/11/2024


Pada sore hari tanggal 31 Juli (waktu New York), Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengadakan pertemuan darurat untuk membahas peningkatan ketegangan yang berbahaya di Timur Tengah.
Trung Đông bên miệng hố xung đột, HĐBA họp khẩn cấp, Tổng thư ký LHQ hối thúc cộng đồng quốc tế vào cuộc
Pertemuan darurat Dewan Keamanan mengenai situasi di Timur Tengah. (Sumber: Berita PBB)

Pertemuan tersebut berlangsung atas permintaan Iran dan didukung oleh Rusia, China, dan Aljazair.

Berbicara kepada para duta besar yang menghadiri sesi tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik Rosemary DiCarlo menegaskan kembali perlunya meredakan ketegangan regional dan mendesak badan PBB yang paling berkuasa untuk "mengambil tindakan diplomatik yang cepat dan efektif."

Menurutnya, serangan-serangan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan yang cepat dan berbahaya, di tengah pertempuran yang terus berlanjut di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 38.000 warga Palestina, melukai lebih dari 88.000 lainnya, dan menyebabkan sekitar 90% penduduk Jalur Gaza mengungsi.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB menekankan perlunya pengerahan upaya diplomatik segera dan pencarian jalan menuju perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Para anggota Dewan Keamanan PBB juga menegaskan perlunya segera meredakan situasi, mencapai gencatan senjata, dan mengerahkan upaya diplomatik untuk mencegah konflik meningkat di seluruh wilayah tersebut.

Dewan Keamanan sekali lagi mencatat dampak pertempuran terhadap warga sipil, khususnya perempuan, anak-anak, pekerja kemanusiaan, dan jurnalis.

Sebelumnya pada hari itu, Stéphane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, mengatakan bahwa kepala organisasi multilateral terbesar di dunia tersebut menilai bahwa "serangan di Beirut Selatan (Lebanon) dan Teheran (Iran) merupakan eskalasi yang berbahaya."

Menurutnya, inilah saatnya semua upaya harus diarahkan pada gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera, peningkatan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza, dan pemulihan stabilitas di Lebanon dan di sepanjang Garis Hijau (Garis Kontrol).

Dujarric menambahkan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Guterres telah berulang kali menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, tetapi pada saat yang sangat sensitif ini, menahan diri saja tidak cukup.

Komunitas internasional perlu bertindak tegas dan mendesak untuk meredakan konflik, mencegah setiap langkah yang berisiko mendorong seluruh Timur Tengah ke ambang perang, dan berupaya mewujudkan perdamaian dan stabilitas abadi bagi semua.

Sementara itu, para pejabat tinggi PBB yang bertanggung jawab atas urusan Timur Tengah juga berupaya meredakan ketegangan regional.

Pada tanggal 31 Juli, Utusan Khusus PBB untuk Timur Tengah, Tor Wennesland, menyampaikan keprihatinan mendalam atas perkembangan terkini yang dapat berdampak luas pada seluruh kawasan.

Peraih nilai tertinggi dalam ujian masuk kelas 10 di Hanoi mencapai 29,75/30 poin.
Peraih nilai tertinggi dalam ujian masuk kelas 10 di Hanoi mencapai 29,75/30 poin.Dengan skor ujian masuk 29,75, Tran Minh Ha, seorang siswa dari Sekolah Menengah dan Atas Newton, menjadi peraih skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah menengah negeri tahun 2026.
Iran kembali memblokade Selat Hormuz.
Iran kembali memblokade Selat Hormuz.Pada 19 Juni, Iran memberlakukan kembali blokade di Selat Hormuz, dengan alasan penolakan Israel untuk menarik pasukannya dari Lebanon selatan dan keberadaan pasukan AS yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
BERITA TERKINI: Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz.
BERITA TERKINI: Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz.(NLDO) - Teheran telah mengumumkan akan melanjutkan blokade Selat Hormuz dan tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan nuklir yang direncanakan dengan AS di Swiss.

Di platform media sosial X, Tor Wennesland mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menghindari langkah-langkah yang dapat semakin memperburuk situasi.

Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, menegaskan kembali bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis saat ini dan mendesak Israel dan Lebanon untuk menggunakan semua saluran diplomatik guna menghindari permusuhan.

Pertemuan Dewan Keamanan dan seruan dari Sekretaris Jenderal PBB berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan serius di Timur Tengah, mulai dari serangan Israel di pinggiran Beirut yang menewaskan atau melukai hampir 70 orang pada malam 30 Juli hingga pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran, pada pagi hari tanggal 31 Juli.



Sumber: https://baoquocte.vn/trung-dong-ben-mieng-ho-xung-dot-lan-rong-hdba-hop-khan-cap-tong-thu-ky-lhq-hoi-thuc-cong-dong-quoc-te-vao-cuoc-280870.html

Paling Banyak Dibaca

Google Trends

Warisan

Bagian

Perusahaan

Berita

Aktivitas Politik

Destinasi

Happy Vietnam
Tidak bersalah

Tidak bersalah

234

234

Kumpulan foto uji

Kumpulan foto uji