
"KUN Milk for Children" adalah kampanye CSR paling sukses di media sosial pada paruh pertama tahun 2024 - Foto: Younet
YouNet Medie – sebuah platform analitik data media sosial – baru saja merilis Laporan Kampanye Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) untuk paruh pertama tahun 2024. Laporan ini memberi peringkat dan menganalisis 20 kampanye media sosial yang luar biasa berdasarkan tiga faktor: pengaruh, kesadaran merek dalam kampanye, dan sentimen serta preferensi pengguna.
Ini memberikan tren dan rekomendasi bagi bisnis untuk menciptakan kampanye CSR yang luas dan sukses.
Kampanye CSR manakah yang paling sukses pada paruh pertama tahun 2024?
Laporan ini mengumpulkan data dari 2 juta diskusi yang dikumpulkan secara publik di berbagai platform media sosial seperti Facebook, TikTok, YouTube, dan Berita Online.
Di antara 157 kampanye CSR dari 108 merek yang dianalisis, kampanye "Susu KUN untuk Anak" oleh merek KUN mencatatkan jangkauan yang luar biasa dengan lebih dari 887.700 diskusi dan 482.800 peserta.
Kampanye ini mendorong komunitas daring untuk membagikan unggahan dengan tagar #SuaKUNchoem, di mana setiap kotak susu yang disumbangkan kepada anak-anak di daerah pegunungan berkontribusi pada distribusi setengah juta kotak susu kepada anak-anak.
Menurut YouNet Medie, kesuksesan tersebut berasal dari penggunaan media sosial yang efektif oleh merek tersebut, yang membantu kampanye CSR menyebar lebih luas, mendorong interaksi dan kepercayaan di dalam komunitas.
Diikuti tak jauh di belakangnya adalah kampanye Heineken "Nikmati Pesta yang Lancar, Berkendara dengan Nyaman" dan kampanye Thien Long "Mendukung Siswa Selama Ujian 2024", yang masing-masing meraih 334.000 dan 200.000 diskusi di media sosial. Kedua kampanye tersebut menunjukkan komitmen yang gigih dan konsisten dari merek-merek tersebut dalam membangun dan mempertahankan nilai-nilai sosial melalui kegiatan CSR.
Menurut para ahli Younet, benang merah antara kedua kampanye ini adalah keterkaitannya dengan semangat yang telah dibangun dan dipelihara oleh perusahaan-perusahaan tersebut selama bertahun-tahun dan melalui berbagai kampanye. Bagi Heineken, itu adalah semangat minum yang bertanggung jawab, dan bagi Thien Long, itu adalah kemitraan mereka selama 23 tahun dengan program dukungan ujian.
Di posisi keempat, kampanye "Vietnamese Family Home" dari Hoa Sen Group menarik lebih dari 100.000 diskusi individual di TikTok. Sebagai acara reality show, "Vietnamese Family Home" secara efektif memanfaatkan klip konten yang diunggah ulang di TikTok untuk menghasilkan keterlibatan dan jangkauan yang luas.
Akun TikTok Hoa Sen Group saja telah menghasilkan lebih dari 16.800 diskusi yang bermula dari unggahan-unggahan tersebut.
Tren baru dalam kampanye CSR
Berdasarkan analisis mendalam terhadap 20 kampanye CSR tersukses, laporan YouNet Media telah menyoroti beberapa tren baru dalam kampanye CSR saat ini.
Pertama, dari segi saluran komunikasi, bisnis-bisnis menunjukkan kemampuan mereka untuk memanfaatkan platform media sosial TikTok secara efektif, memperlihatkan kekuatan TikTok dalam menyebarkan pesan-pesan CSR.
Kedua, dalam hal aktivitas komunikasi, kampanye CSR semakin mengambil bentuk baru dan kreatif untuk mendiversifikasi cara menyebarkan pesan kepada masyarakat, seperti menggabungkan aktivitas online (minigame, kolaborasi dengan KOL) dan aktivitas offline (malam musik, acara interaktif, iklan luar ruangan) untuk mencapai efektivitas maksimal.
Ketiga, untuk menciptakan "daya tarik" yang khas, semakin banyak kampanye CSR yang memilih untuk berkolaborasi dengan selebriti guna meningkatkan kesadaran, jangkauan, kredibilitas, dan inspirasi.
Sumber: https://tuoitre.vn/top-20-chien-dich-trach-nhiem-xa-hoi-duoc-thao-luan-nhieu-tren-mang-xa-hoi-20240810170117795.htm







