Pada pagi hari tanggal 8 Juni, pesawat khusus yang membawa Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan istrinya, bersama dengan delegasi tingkat tinggi Kamboja, mendarat di Bandara Internasional Noi Bai ( Hanoi ). Perdana Menteri Hun Manet sedang melakukan kunjungan resmi ke Vietnam atas undangan Perdana Menteri Le Minh Hung.
Delegasi tersebut meliputi: Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn; Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Dith Tina; Menteri Perdagangan Cham Nimul; Menteri Informasi Neth Pheaktra; Menteri Pariwisata Huot Hak; Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Peng Ponea; Menteri Pendamping Perdana Menteri So Naro; Menteri Pendamping Perdana Menteri Prak Sam Oeun; dan Duta Besar Kamboja untuk Vietnam Touch Sopharath.

Perdana Menteri Kamboja dan delegasinya disambut di bandara oleh: Menteri Perindustrian dan Perdagangan Le Manh Hung; Wakil Menteri Luar Negeri Le Anh Tuan; Duta Besar Vietnam untuk Kamboja Nguyen Minh Vu; Duta Besar Kamboja untuk Vietnam Touch Sopharath; dan para pemimpin dari beberapa departemen dan divisi Kementerian Luar Negeri.

Setelah itu, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menghadiri upacara penyambutan di markas besar pemerintah yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Le Minh Hung. Perdana Menteri Kamboja akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin penting Vietnam dan menghadiri Forum Masa Depan ASEAN.
Hadir dalam upacara penyambutan tersebut adalah: Menteri Luar Negeri Le Hoai Trung; Menteri dan Kepala Kantor Pemerintah Dang Xuan Phong; Menteri Perindustrian dan Perdagangan Le Manh Hung; Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Lam Thi Phuong Thanh; Wakil Menteri Pertahanan Nasional Nguyen Truong Thang; Wakil Menteri Keamanan Publik Le Van Tuyen; Wakil Kepala Kantor Pemerintah Don Tuan Phong; Wakil Menteri Luar Negeri Ngo Le Van; Wakil Menteri Keuangan Tran Quoc Phuong; Wakil Menteri Konstruksi Le Anh Tuan; Wakil Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup Vo Van Hung dan Duta Besar Vietnam untuk Kamboja Nguyen Minh Vu.








Ini adalah kunjungan kedua Perdana Menteri Hun Manet ke Vietnam sejak Pemerintahan Kamboja ke-7 dibentuk (Agustus 2023).
Kunjungan ini berlangsung bertepatan dengan persiapan kedua negara untuk merayakan ulang tahun ke-60 pembentukan hubungan diplomatik, sebuah tonggak sejarah yang sangat penting dalam hubungan Vietnam-Kamboja. Kunjungan ini semakin memperkuat kepercayaan politik dan menciptakan momentum baru bagi hubungan bilateral untuk terus semakin mendalam, lebih substantif, dan efektif di semua bidang.
Sepanjang berbagai periode pasang surut sejarah, hubungan Vietnam-Kamboja telah dibangun dan dipelihara di atas fondasi persahabatan, solidaritas, saling membantu, dan kepentingan strategis bersama, menjadi aset berharga bagi kedua negara.
Untuk lebih mempererat dan mengkonsolidasikan hubungan di semua bidang, kedua negara mempercepat implementasi arahan strategis yang telah disepakati oleh para pemimpin tingkat tinggi dari kedua pihak dan kedua negara. Kedua pihak mempertahankan kerja sama dan koordinasi yang erat dalam mekanisme multilateral, terutama ASEAN dan mekanisme kerja sama sub-regional Mekong.
Kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata merupakan titik terang yang menunjukkan pertumbuhan stabil. Omset perdagangan dua arah diperkirakan mencapai US$11,33 miliar pada tahun 2025, meningkat lebih dari 11,7% dibandingkan tahun 2024. Dalam empat bulan pertama tahun 2026, diproyeksikan mencapai hampir US$5 miliar, meningkat 9,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Vietnam saat ini merupakan mitra dagang terbesar ketiga Kamboja dan mitra dagang terbesarnya di ASEAN. Kedua pihak secara aktif berkoordinasi untuk mencapai target omzet perdagangan bilateral sebesar US$20 miliar dalam waktu dekat.
Pada tahun 2025, Vietnam diperkirakan akan menerima 1,22 juta wisatawan yang mengunjungi Kamboja (memimpin daftar negara dengan jumlah wisatawan terbanyak yang mengunjungi Kamboja), dan hampir 700.000 wisatawan Kamboja.
Bidang kerja sama lainnya, seperti pendidikan dan pelatihan, transportasi, budaya, kesehatan, dan telekomunikasi, juga dipromosikan secara aktif. Pertukaran dan kerja sama antar asosiasi dan organisasi massa tetap dipertahankan dan terus diinovasi bentuknya.
Kedua negara juga bekerja sama erat di forum internasional, regional, dan sub-regional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa, ASEAN dan mekanisme yang dipimpin ASEAN, serta mekanisme kerja sama sub-regional Mekong, yang berkontribusi untuk meningkatkan prestise dan posisi masing-masing negara di kawasan dan dunia.
Sumber: https://vietnamnet.vn/thu-tuong-le-minh-hung-chu-tri-le-don-thu-tuong-campuchia-hun-manet-2523678.html







