| Prakiraan harga lada untuk 31 Juli 2024: Apakah pasar sedang menunggu siklus kenaikan harga baru? Prakiraan harga lada untuk 1 Agustus 2024: Menunggu kabar positif dari pasar? |
Prakiraan harga lada pada tanggal 2 Agustus 2024 menunjukkan sedikit penurunan. Pada Juli 2024, harga lada domestik turun sebesar 5.000-8.000 VND/kg, menandai penurunan pertama setelah tiga bulan berturut-turut mengalami kenaikan, karena hasil panen yang menurun di Vietnam dan Brasil, yang menyebabkan kekurangan pasokan.
Harga rata-rata lada di pasar domestik pada tanggal 1 Agustus tercatat mengalami penurunan hingga 6.300 VND/kg dibandingkan dengan harga rata-rata 155.000 VND/kg pada tanggal 1 Juli.
Secara khusus, harga lada di Dak Nong pada bulan Juli mencatat penurunan paling tajam di antara daerah penghasil utama, turun hingga 8.000 VND/kg.
![]() |
| Prakiraan harga lada untuk 2 Agustus 2024: Sedikit penurunan setelah beberapa hari stabil. |
Di pasar domestik, hari ini, 1 Agustus 2024, harga lada di wilayah Tenggara tetap tidak berubah dibandingkan kemarin, diperdagangkan sekitar 148.000 - 149.000 VND/kg, dengan harga pembelian tertinggi di provinsi Dak Nong dan Dak Lak sebesar 149.000 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada di Dak Lak tetap tidak berubah di angka 149.000 VND/kg dibandingkan kemarin. Harga lada di Chu Se ( Gia Lai ) tetap stabil di angka 148.000 VND/kg dibandingkan kemarin. Harga lada di Dak Nong hari ini tetap di angka 149.000 VND/kg, sama seperti kemarin.
Di wilayah Tenggara, harga lada tetap stabil hari ini dibandingkan kemarin. Secara spesifik, di Ba Ria - Vung Tau, harga saat ini berada di 149.000 VND/kg, mempertahankan harga yang sama seperti kemarin; di Binh Phuoc, harga lada hari ini tetap stabil di 148.000 VND/kg dibandingkan kemarin.
Menurut Asosiasi Lada Internasional (IPC), harga lada dunia saat ini menunjukkan bahwa harga lada hitam Indonesia mengalami kenaikan dibandingkan kemarin; harga lada Brasil sedikit menurun, sedangkan harga lada Malaysia tetap tidak berubah. Harga lada Vietnam tetap stabil hari ini.
Pada penutupan sesi perdagangan terakhir, IPC mencatatkan harga lada hitam Lampung Indonesia sebesar $7.150/ton, naik 0,17%, dan lada putih Muntok sebesar $8.761/ton, naik 0,16%.
Harga lada hitam ASTA 570 Brasil berada di US$6.850/ton, turun 1,45%. Harga lada hitam ASTA Malaysia tetap stabil di US$7.500/ton; harga lada putih ASTA Malaysia mencapai US$8.800/ton.
Harga lada hitam Vietnam tetap tinggi secara konsisten, diperdagangkan pada US$6.000/ton untuk varietas 500 g/l; US$6.600/ton untuk varietas 550 g/l; dan lada putih pada US$8.800/ton.
Bapak Le Viet Anh, Sekretaris Jenderal Asosiasi Lada dan Rempah Vietnam (VPSA), berkomentar bahwa pasar saat ini berada dalam fase jenuh, dengan transaksi aktual yang tidak lagi signifikan. Salah satu pendorong yang diharapkan – lonjakan daya beli dari pasar Tiongkok – belum terwujud. Pada semester pertama tahun 2024, jumlah lada yang diimpor dari Vietnam oleh pasar ini menurun tajam, hanya mencapai 7.453 ton, penurunan sebesar 85,2%.
Tahun ini, gagal panen di wilayah penghasil lada utama Tiongkok juga menjadi penyebab kekhawatiran, dengan para spekulan menimbun pasokan. Menurut para ahli, sangat mungkin bahwa pedagang Tiongkok dan Eropa sedang menunggu informasi dan pengiriman baru dari panen Indonesia.
Mengenai prospek pasar untuk Agustus 2024, para ahli memperkirakan prospek yang lebih positif. Tren penurunan akan berakhir. Pasokan yang rendah di negara-negara penghasil akan terus menjadi pendorong bagi kenaikan pasar.
*Informasi ini hanya sebagai referensi. Harga dapat bervariasi tergantung waktu dan lokasi.
Sumber: https://congthuong.vn/du-bao-gia-tieu-ngay-282024-giam-nhe-sau-nhung-ngay-di-ngang-336307.html








