WHO telah membentuk komite darurat untuk membahas wabah tersebut dan diperkirakan akan memutuskan pada hari Rabu apakah wabah tersebut merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat global.

MPOX ditularkan melalui kontak fisik yang dekat, dan gejala yang paling terlihat adalah luka bernanah pada kulit. (Foto: AP)
Hingga saat ini, Afrika telah mencatat lebih dari 15.000 kasus mpox dan 461 kematian tahun ini, dengan kasus muncul di 18 negara. Wabah di Republik Demokratik Kongo dimulai dengan varian Clade I, diikuti oleh varian Clade Ib baru yang menyebar melalui kontak dekat, terutama di kalangan anak-anak.
Jean Kaseya, kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC), mengatakan Afrika membutuhkan lebih dari 10 juta dosis vaksin tetapi saat ini hanya memiliki sekitar 200.000. Ia berjanji untuk segera meningkatkan pasokan vaksin.
Amerika Serikat memantau dengan cermat penyebaran virus tersebut. Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri, Vedant Patel, mengatakan AS telah memberikan lebih dari $17 juta tahun ini untuk mendukung upaya kesiapsiagaan di Afrika Tengah dan Timur.
Perusahaan bioteknologi Denmark, Bavarian Nordic, juga telah berjanji untuk menyumbangkan 40.000 dosis vaksin mpox kepada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika.
Cao Phong (menurut AFP, Reuters)
Sumber: https://www.congluan.vn/chau-phi-tuyen-bo-tinh-trang-khan-cap-ve-dot-bung-phat-benh-dau-mua-khi-post307592.html







