Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa Wakil Presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, dan mantan Presiden dari Partai Republik, Donald Trump, bersaing ketat di negara bagian-negara bagian kunci yang menjadi medan pertempuran politik.
![]() |
| Harris dan Trump bersaing ketat di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran. (Sumber: Digiday) |
Menurut jajak pendapat CBS News/YouGov yang dirilis pada 4 Agustus, Harris imbang dengan Trump di Michigan, Pennsylvania, dan Arizona, unggul dua poin di Nevada, sementara Trump unggul satu poin di Wisconsin dan tiga poin di Georgia dan North Carolina.
Hasil jajak pendapat yang dilakukan dari tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus dengan melibatkan 3.100 pemilih terdaftar memiliki margin kesalahan sebesar 2,1%.
Menurut jajak pendapat, Harris unggul satu poin atas Trump secara nasional, dengan selisih 50%-49%, posisi yang jauh lebih baik bagi Partai Demokrat daripada ketika Presiden Joe Biden masih dalam pencalonan. Dengan tambahan kandidat independen, keunggulan Harris atas Trump meningkat menjadi dua poin.
Dalam perkembangan terkait pemilu, pada hari yang sama, di kediamannya di Washington D.C., Wakil Presiden Harris bertemu dengan tiga kandidat terkemuka untuk menjadi pasangannya dalam pemilihan November: Josh Shapiro (Gubernur Pennsylvania), Tim Walz (Gubernur Minnesota), dan Mark Kelly (Senator dari Arizona).
Menurut Reuters , Harris bisa mengumumkan keputusannya paling cepat pada tanggal 5 Agustus, sebelum tampil bersama calon wakil presidennya di sebuah rapat umum kampanye pada tanggal 6 Agustus di Philadelphia.
Komite kampanye Harris juga sedang menyusun siaran pers untuk memperkenalkan timnya. Para kandidat akan diberitahu pada malam tanggal 5 Agustus atau pagi tanggal 6 Agustus apakah mereka telah terpilih.
Memilih calon wakil presiden akan menjadi salah satu keputusan terpenting dalam karier politik Wakil Presiden Harris, karena ia harus segera mengatur ulang komite kampanyenya untuk menantang lawan dari Partai Republik, Donald Trump, hanya tiga bulan sebelum pemilihan.
Keputusan Harris juga akan memengaruhi arah Partai Demokrat, karena kemungkinan besar akan menentukan siapa yang akan berada dalam posisi untuk mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat di masa depan.
Sumber: https://baoquocte.vn/bau-cu-my-2024-bat-phan-thang-bai-voi-ong-trump-o-cac-chien-dia-ba-harris-doi-mat-mot-trong-nhung-quyet-dinh-quan-trong-nhat-su-nghiep-281400.html








