| Dr. Nguyễn Hiếu |
Bagaimana pendapat Anda tentang pajak properti di Vietnam?
Pajak properti dianggap sebagai alat yang efektif untuk mengendalikan spekulasi, menciptakan pendapatan stabil bagi anggaran dan mengarahkan arus modal ke kegiatan ekonomi Alih-alih mengumpulkan kekayaan.
Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang atau Korea Selatan menerapkan pajak properti tahunan yang dihitung berdasarkan nilai real estat untuk memastikan keadilan dalam distribusi kekayaan dan menciptakan pendapatan berkelanjutan bagi anggaran negara.
Di Vietnam, sekarang pajak properti baru hanya berhenti pada pendapatan seperti pajak penggunaan tanah non-pribadi. pertanianDari pengalaman internasional, dapat dilihat bahwa Vietnam belum menerapkan pajak real estat secara efektif.
Bagaimana penerapan pajak real estat yang tidak efektif mempengaruhi perkembangan ekonomi dan sosial negara?
Real estate adalah salah satu bidang investasi dengan tingkat keuntungan yang tinggi. Ketidak penerapan pajak real estat secara efektif di Vietnam telah menyebabkan beberapa konsekuensi penting. Yang paling jelas adalah meningkatnya spekulasi dan penimbunan real estat. Karena tidak mengalami tekanan pajak, banyak individu dan organisasi cenderung berinvestasi dalam properti untuk kepemilikan jangka panjang daripada mengeksploitasi penggunaan atau masuk ke transaksi.
Selain itu, anggaran negara "kehilangan" sumber pendapatan penting. Karena real estat tidak dikenakan pajak properti secara teratur, pemerintah kehilangan sumber pendapatan yang stabil dan permanen, sementara harus bergantung pada pajak penghasilan perusahaan dan pajak pertambahan nilai (VAT). Hal ini membuat sistem perpajakan belum efektif dalam mengatur ekonomi.
| Perpajakan real estat kedua masuk akal untuk memastikan keadilan sosial. |
Ada usulan pajak properti kedua untuk mengatasi masalah ini.
Perpajakan real estat kedua adalah wajar untuk memastikan keadilan sosial dan juga meningkatkan pendapatan pajak negara, mengurangi risiko ekonomi.
Pada saat ini, warga AS harus membayar pajak atas rumah pertama mereka. Badan perpajakan akan menggunakan nilai ketika membeli real estat untuk dikenakan pajak. Setiap tahun, badan perpajakan mungkin akan kembali memeriksa nilai yang dikenakan pajak atas dasar itu. Namun, itu adalah pajak lokal dan bukan pajak negara bagian atau federal.
Untuk properti kedua atau lebih dikenakan pajak normal, tidak ada preferensi. Pajak real estat diterapkan setiap tahun berdasarkan nilai pasar dari properti tersebut. Jika nilai properti meningkat, tingkat pajak juga disesuaikan dengan itu. Ini adalah mekanisme yang fleksibel, mencerminkan benar nilai sebenarnya dari properti dari waktu ke waktu.
Oleh karena itu, di Vietnam, pajak properti pertama dapat dipertimbangkan karena kita mendorong penduduk yang tidak bekerja. Dari rumah kedua harus dikenakan pajak karena orang-orang yang memiliki rumah kedua biasanya adalah orang dengan pendapatan tinggi, perpajakan akan menciptakan keadilan sosial dan juga menghindari spekulasi. Namun, implementasi perlu dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan kesesuaian dengan praktik pasar dan kondisi ekonomi -sosial pada setiap saat.
Apa yang diperlukan untuk mengelola pajak properti dengan cara yang adil dan tidak menimbulkan efek samping?
Perpajakan properti tidak hanya menuntut keadilan dalam sistem pajak, tetapi juga membutuhkan jalan yang masuk akal untuk menghindari menciptakan dampak yang tidak diinginkan, terutama di tengah situasi pasar yang memerlukan stabilitas.
Pertama, Pemerintah dapat melakukan reformasi pajak real estat yang mengarah pada perpajakan progresif atas properti kedua atau lebih untuk membatasi spekulasi tetapi tetap memastikan bahwa orang-orang dengan kebutuhan nyata tidak terpengaruh.
Kedua, keringanan atau pengurangan pajak untuk perumahan sosial dan low-income yang menjamin hak akses mereka.
Ketiga, desentralisasi pengumpulan pajak kepada pemerintah daerah, mirip dengan model di banyak negara maju, memberi mereka lebih banyak sumber pendapatan untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan publik.
Singkatnya, pajak real estat adalah alat penting untuk mengatur pasar, membatasi spekulasi, meningkatkan pendapatan anggaran. Namun, implementasi harus dilakukan sesuai dengan jalan yang tepat, memastikan stabilitas bagi pasar real estate, sekaligus tidak terlalu mengganggu psikologi investor serta akses ke perumahan masyarakat.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/ap-thue-bat-dong-san-can-dam-bao-cong-bang-va-lo-trinh-hop-ly-161496.html









Komentar (0)